Seperti Pesawat

DSCN6325
Aku dan Pesawat Kayu

Sahabat,
Menerjang dinginnya angkasa, menukik membelah udara. Tak peduli berapa kali dan berapa lama pun ia terbang, selalu kembali menyapa tanah.

Sepertimu, di ketinggian pun tetap melihatku, di daratan selalu sempat menyapaku. Padahal kau bisa saja, terbang tanpa memandangku.

Mungkin

Mereka yang hari ini tak lagi berkomunikasi, sedang dulu saling menyapa setiap hari. Barangkali sedang memakan bulat-bulat makna ego diri atau rasa percaya diri.

Bisa jadi benar-benar lupa, atau justru sedang saling menunggu. Berharap dihubungi lebih dulu. Mungkin.