Awal Jatuh Cinta – bagian satu

Tepatnya sekitar akhir SMA, sejak akrab dengan yang namanya warnet dan semakin banyak punya waktu luang untuk bermain game di komputer. Sebenarnya waktu luang itu dibuat sendiri, ceritanya akan (segera) ujian sekolah sehingga kegiatan organisasi mulai dikurangi. Bukannya belajar, malah terjebak dunia maya dan drama korea. Jadilah sering ke warnet untuk cari soundtrack drama kesayangan dan terjemahannya. Nah saat itulah, tanpa sengaja menemukan lagu Lovesick by FT Island. Liriknya dalem banget, vokalnya keren, musik intro-nya pake gesekan biola sendu sesendu-sendunya dan ditambah sajian video yang saat itu (di Indonesia) belum ada saingannya.

Beberapa waktu sebelumnya (kebetulan) sempat salah beli kaset DVD (bajakan), niatnya beli drama korea Full House, eh malah dapat variety show Super Junior Full House. Saat itu, belum tahu siapa mereka tapi yang jelas acaranya ngocok perut banget, baru deh nemu variety show sekonyol dan sekeren itu (dulu). Setelah menemukan FT Island, lanjut looking for Super Junior. Daaaaaan yup! Mereka beda genre banget, kebetulan waktu itu dapat video Super Junior lagi gemes gemulai gimana gitu dan video lainnya ganas plus gagah. Mungkin dari kalian pernah dengar tentang Super Junior ini dan lagu membuminya yang berjudul Sorry Sorry atau Bonamana. Tapi saya lebih suka lagu Don’t Don yang terkesan garang dan temanya pun lebih berat. Jadilah saya penyuka drama korea sekaligus K-pop. Jatuh cinta pada sajian musik yang apik baik dari segi audio maupun visualnya. Dibanding musik pop Indonesia saat itu, K-pop terasa lebih penuh dan melodi atau iramanya gak gitu-gitu aja. Tidak juga, melulu tentang cinta. Sajian visual dalam video maupun panggungnya pun menawan, gak setengah-setengah.

Waktu pun berlalu, saat sibuk ujian sekolah dan daftar kuliah jadi jarang buka tentang K-pop lagi. Terutama saat awal semester sebagai mahasiswa baru. Namun tetiba booming boyband Indonesia… iseng buka lagi tentang K-pop, sesekali. Kemudian puncaknya di tahun 2013, setelah masa KKN dan mengurangi kegiatan organisasi (Duh, alasannya hampir sama lagi ya? Hihi). Teman satu kost tercinta pun menunjukkan koleksi video Kpop-nya. Sekali lagi, saya jatuh cinta pada mereka. Padahal sudah banyak teman lingkaran yang mengingatkan, juga teman-teman lain yang menyebut fans kpop itu alay, artis Kpop itu banci atau hal rendahan lainnya. Tapi yang saya lihat, bukan saat mereka melakukan lipsync, bukan juga saat mereka menari gemulai, bukan pula saat hanya menyanyikan lagu-lagu tentang cinta yang menyakitkan atau sekedar lagu party yang liriknya gak jelas yang penting lagunya enak untuk dance. Bukan! Pada akhirnya yang membuat saya jatuh cinta lagi dan semakin suka adalah lagu No More Dream by BTS. Berikut ini terjemahan liriknya:

Hey you, what’s your dream?
Hey you, what’s your dream?
Hey you, what’s your dream?
Is that all your dream is?

I wanna big house, big cars & big rings
But actually, I don’t have any big dreams
Haha, I live quite comfortably
Even if I don’t dream, no one says anything
Everyone is thinking
the same way as me
I completely forgot about my childhood
when I had a lot of dreams
Don’t worry about college,
I’ll at least go to a school that’s far away
Ok mom, I’m going to the library right now

What is the you that you’ve dreamed of?
Who do you see in the mirror? I gotta say
Go on your path
Even if you live for a day
Do something
Put away your weakness

Why aren’t you saying anything?
You don’t wanna study
but you’re scared to quit school?
See, you’re already getting ready for school
Please grow up, you’re all talk dude,
you have a glass mentality, boy
(Stop) Ask yourself if you’ve ever
worked hard for anything

Hey you, what’s your dream?
Hey you, what’s your dream?
Hey you, what’s your dream?
Is that all your dream is?

That’s a lie, you such a liar
See me, see me, ya you’re a hypocrite
Why’re you telling to go a different path? Take care of yourself
Please don’t force me
(Lalalalala)
What’s your dream, what’s your dream?
(Lalalalala)
Is that it? Is that it?

Sick of the same day, the repeating days
Grown-ups and my parents
keep instilling confined dreams to me
Number one future career is a government worker?
It’s not a forced dream, a ninth inning relief pitcher
Throw a fast ball at the waste of time that is night study sessions
Rebel against the hellish society,
dreams are a special pardon
Ask yourself about your dream profile
Become the main subject of your life
that has always been suppressed

What is the you that you’ve dreamed of?
Who do you see in the mirror? I gotta say
Go on your path
Even if you live for a day
Do something
Put away your weakness

Hey you, what’s your dream?
Hey you, what’s your dream?
Hey you, what’s your dream?
Is that all your dream is?

That’s a lie, you such a liar
See me, see me, ya you’re a hypocrite
Why’re you telling to go a different path? Take care of yourself
Please don’t force me
(Lalalalala)
What’s your dream, what’s your dream?
(Lalalalala)
Is that it? Is that it?

Don’t know how to live
Don’t know how to fly
Don’t know how to decide
Don’t know how to dream now

Open your eyes now
Dance a dance now
Dream a dream now
Stop hesitating, stop being indecisive, wussup!

That’s a lie, you such a liar
See me, see me, ya you’re a hypocrite
Why’re you telling to go a different path? Take care of yourself
Please don’t force me
(Lalalalala)
What’s your dream, what’s your dream?
(Lalalalala)
Is that it? Is that it?

To all the youngsters without dreams.

(https://colorcodedlyrics.com/2013/06/bts-bangtansonyeondan-no-more-dream)

Saya pun serasa menemukan artis lain yang setara dengan Bondan Prakoso dalam hal musik pop positif (yang bukan nasyid) dan tanpa perlu mencaci maki (Ups, ada sih di MIXTAPE-nya salah satu personil, beberapa kalimat amarah). Album pertama mereka bertemakan tentang mimpi, pendidikan dan masa muda yang saat itu dirasa mewakili hati Mahasiswa tk. akhir seperti saya dulu :p

Juli 2017

Advertisements

Azalia (Ali Sastra) Cover by Al Mayhira Al Farisy (Alumni SMP Islam Pacet)

detik detik waktuku kian berlalu
tak jemu aku memandangnya
detak detak jantung ku berdenyut selalu
ku jatuh hati memetiknya
azalia oh azalia

kulihat bintang-bintang
tersenyum saksikan kau merekah
sang kumbang datang hap hap hinggap perlahan
bunganya merekah berkembang kembang

warnamu merah merah
semerah danau di katumiri
aku melangkah tu wa ga mendekati
betapa indahnya ku suka

detik detik waktuku kian berlalu
tak jemu aku memandangnya
detak detak jantung ku berdenyut selalu
ku jatuh hati memetiknya
azalia yang ku cinta

warnamu merah merah
semerah danau di katumiri
aku melangkah tu wa ga mendekati
betapa indahnya ku suka

detik detik waktuku kian berlalu
tak jemu aku memandangnya
detak detak jantung ku berdenyut selalu
ku jatuh hati memetiknya
tak jemu ku memandangnya

azaliaku azaliaku
azalia kau bunga yg ku cinta

detik detik waktuku kian berlalu
tak jemu aku memandangnya
detak detak jantung ku berdenyut selalu
ku jatuh hati memetik tik tik tik tik tik tik

detik detik waktuku kian berlalu
tak jemu aku memandangnya
detak detak jantung ku berdenyut selalu
ku jatuh hati memetiknya
azalia kau bunga yang ku cinta

azalia kau bunga yang ku cinta

Kawan Lama

Kawan baru boleh jadi lebih pandai melihat kebaikan dalam diri kita akan tetapi kawan lama lebih memahami perbaikan yang terjadi dalam hidup kita. Ataupun jika kawanmu yang sekarang sangat mengenal sikapmu, kawan lamamu tetaplah orang yang lebih memahami alasan dari semua sikapmu.

Aku Tahu

Aku tahu, kamu tak akan mungkin membaca ini. Dengan segala daya dan upayaku, aku juga tak akan mungkin mampu membuatmu membaca tulisan aneh ini. Dalam tulisanku, aku mengundang kamu masuk, membiarkan kamu abadi dalam setiap abjad dan kalimat.

Tapi mungkin, jika keajaiban membuatmu bisa membaca tulisan ini, aku hanya ingin bilang; tolong jangan tertawa membaca setiap kalimatnya. Di sini, aku menjadi diriku yang sebenarnya.

~Gytta Ayu